SELAMAT TAHUN BARU 1 MUHARRAM 1432 H


Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1432 H

Semoga tahun mendatang kita dilimpahkan rezeki yang melimpah dan diberkati hidup, amin ya rabbal ‘alamiin

Meskipun tidak ada anjuran perayaan dalam tradisi ajaran Islam untuk peristiwa pergantian tahun, telah menjadi kebiasaan bagi banyak kaum muslimin untuk saling mengucapkan selamat atau bertukar ucapan atau doa untuk hal ini.

Jika seseorang memberikan ucapan selamat kepada anda, maka balaslah. Namun hendaknya dia tidak memulai, dan inilah sikap yang benar dalam permasalahan ini.

Sebagai contoh, jika seorang berkata kepada Anda, “Kami ucapkan selamat tahun baru (hijriyah),” maka katakan, “Semoga Alloh memberikan kebaikan kepada anda dan menjadikannya sebagai tahun kebaikan dan barakah.”

Namun, jangan engkau memulai sendiri ucapan ini, sebab saya tidak mengetahui hal ini datang dari pendahulu (Salafus Sholih) kita, di mana mereka dulu memberi selamat satu sama lain untuk tahun baru. Bahkan, ketahuilah bahwa bahwa Salaf tidak mengambil Muharram sebagai bulan pertama tahun hijriyah, kecuali pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu.

Mengirimkan sms tahun baru yang berisi ucapan selamat tahun baru Masehi adalah perbuatan terlarang, alasannya karena perbuatan itu menyerupai adat istiadat orang kafir yang tidak bermanfaat bagi umat Islam. Karena itu umat Islam tidak perlu latah ikut-ikutan merayakan tahun baru Masehi maupun mengirimkan sms selamat tahun baru kepada orang lain. Tidak perlu mengucapkan selamat tahun baru melalui media apapun, baik sms, email, kartu, dll.

Menunjukkan kepedulian kepada orang lain itu bagus, tapi ada banyak cara selain mengirimkan sms tahun baru. Misalnya dengan memberinya perhatian dalam kehidupan sehari-hari, memberikan hadiah secara ikhlas karena mengharap pahala Alloh, tanpa perlu dihubungkan dengan momen ulang tahun, valentine, maupun tahun baru. Jika dihubungkan dengan momen ulang tahun ataupun hari valentine maka telah terjadi penyerupaan terhadap budaya orang kafir, padahal dalam sebuah hadis disebutkan mantasyabaha biqoumin fahuwa minhum, artinya: barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia bagian darinya. Jadi jika kita menyerupai/meniru budaya orang kafir maka kita adalah bagian dari orang kafir.

Tahun baru Masehi adalah tahun baru milik orang kafir, sedangkan penanggalan yang menjadi milik umat Islam adalah penanggalan Hijriyah, itupun tidak perlu dirayakan, karena nabi dan para shahabatnya tidak pernah merayakan tahun baru Hijriyah, dan sebaik-baik teladan adalah nabi. Namun jika mengucapkan selamat tahun baru Hijriyah mungkin ada sedikit kelonggaran, meski yang lebih baik adalah tidak mengucapkan, karena nabi tidak mengucapkan selamat tahun baru Hijriyah.

HARI RAYA TAHUNAN DALAM ISLAM HANYA DUA

YAITU IDUL FITRI DAN IDUL ADHA.

About these ads

4 Tanggapan

  1. selamat tahun baru juga sobat……….

  2. Met tahun baru 1432 H, meski agak telat, Pak.

  3. Sam-sama.
    Selamat!

    Silakan mampir ke http://pendaftaran.ispi.or.id

    mks

  4. Tq….semoga Allah selalu membimbing kita ke jalan yg benar…Amien

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 35 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: