Home

Terlalu pagi rasanya jika kita mengatakan Antasari salah atau direkayasa oleh orang-orang yang terusik kepentingannya. Tetapi akan lebih fair jika kita menunggu proses pengadilan. Tidak etis jika kita mendahului keputusan pengadilan karena salah atau direkayasa itu adalah wewenang pengadilan.

Disisilain ada oknum yang tidak bertanggung jawab ingin memecahbelah kesatuan dari kelembagaan yang ada di Indonesia. Seperti kasus Antasari, Bibit dan Candra ketiga pimpinan dari KPK seolah-olah terjadi rekayasa. Namun kalau kita melihat kejadian beberapa hari ini.

Ada kejanggalan kasus Antasari karena ketiga orang saksi Mahkota mencabut BAP. Mengaku dipaksa dan tidak tahan dengan siksaan para penyidik. Kejanggalan juga terjadi pada Kombes Wiliardi Wizar yang juga mencabut BAPnya, ada apa sebenarnya yang terjadi?.

Jika kasus ini tidak terbukti, maka ini akan benar-benar menghancurkan kredibilitas Polri dan Kejaksaan di mata masyarakat.

Himbauan
Tidak banyak masyarakat yang persis mengetahui kronologi dari kasus ini, sebagai masyarakat saya berpendapat bahwa dalam hal ini Presiden bisa berperan penting. Presiden dapat membentuk Tim Indenpenden yang kusus mengkaji permasalahan ini. Hingga masalah ini dapat diselesaikan dengan cepat. Selamatkan institusi penegak hukum sekarang juga. Satukan kembali kelembagaan yang ada di Indonesia.

Iklan

19 thoughts on “KITA TUNGGU KEPUTUSAN PENGADILAN

  1. ASSALAAMU’ALAIKUM..

    KEPADA SAHABATKU… SAMBUTLAH UCAPAN DARIKU. SERANGKAI KATA PENGGANTI DIRI. UNTUK MENYAMBUT HARI PERTEMUAN YANG BESAR. JARI SEPULUH KU SUSUN JUGA. AGAR KESALAHAN DIAMPUN SEMUA. TANDA IKHLAS PERSAHABATAN KITA.

    SALAM DUNIA, SALAM SEMUA, SALAM HARI RAYA EIDUL ADHA DAN SALAM PERPISAHAN “BERJARAK” DARI SAYA DI BANGI, MALAYSIA.

    -SITI FATIMAH AHMAD-

  2. Assalaamu’alaikum

    Hadir juga untuk memaklumi bahawa laman saudara sudah saya addkan ke laman saya di ruang MENUJU DUNIA SAHABAT agar memudahkan jalinan silaturahmi pada masa akan datang. Salam mesra dari Malaysia.

  3. hayah..kita tunggu…

    *siapa kata cicak n Buaya..bukannya pengakuan mereka..he..he….kita ingat yuk: Inna syarrod dawaabbii ‘indalloohish shummul bukmul ladziina kafaruu fahum laa yu’minuun…/ sesungguhnya seburuk2 BINATANG melata di hadapan ALlah adalah orang yang……(eh buaya n cicak termasuk binatang melata ga seh..??!!!!*

  4. Assalamu Alaikum.

    Pak saiful, maaf.
    Interupsi nama saya Ahmad Fadholi, pertama kali berkunjung namun ikut-ikutan komen :
    Kelihatannya kita butuh paradigma baru untuk menegakkan sistem hukum di Indonesia. Bukankah abad 16-17 kita berjaya dg mahkamah syar’iyyah yang tersebar keseluruh pelosok nusantara sebelum dihapus oleh hukum Belanda dengan teori resepsi seorang gubernur jenderal Belanda.
    Pada waktu itu … Subhanallah … sistem hukum betul-betul adil, persoalan pada waktu itu hanya masalah aparat.
    Sekarang ada dua masalah : sistem dan aparat.

    Wassalam.

  5. Assalaamu’alaikum

    Sahabat dirai dan dijemput ke Laman Menulis Gaya Sendiri untuk menerima AWARD PERSAHABATAN – YOU’RE A GREAT BLOGGER sempena ULANG TAHUN PERTAMA laman saya. Salam mesra dari Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia.

    SITI FATIMAH AHMAD

    # juga sahabat yang pernah berkomentar di laman saya dan melihat iklan ini, bimbang saya tidak sempat ke laman sahabat pula kerana terlalu ramainya..

    • Wassalaamu’alaikum Wr. Wbr.

      Terima kasih kawan salam mesra juga dari Pekanbaru Riau Indonesia. salam ukhuwah, semoga persahabatan ini terjalin dengan baik. amiin syukron …..

  6. Ass.
    Yap, ada banyak kejutan dalam persidangan Antasari dan lainnya yang terkait. Sekarang ada lagi tentang hasil otopsi, ada tanda terjadi manipulasi (?).

    Semoga saja dapat lebih jelas …. pada kebenaran yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s