Home

Jembatan Siak III atau yang akan dinamakan Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah tampak gemerlap di malam hari. Jembatan ini akan diresmikan hari ini, Sabtu (3/12/2011). (foto: cf2/said mufti/riau pos)

 PEKANBARU (RP)- Setelah sempat tertunda beberapa waktu, Jembatan Siak III yang diberi nama Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah siap diresmikan Gubernur Riau HM Rusli Zainal SE MP, Sabtu (3/12) ini.

Sarana infrastruktur yang memiliki panjang 520 meter dan lebar 11 meter itu telah didesain sedemikian rupa, sehingga dapat memberi kenyamanan dalam bertransportasi dan jadi solusi kemacetan di kawasan Rumbai-Kota.

Nama Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah diambil dari hasil koordinasi dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau dan pihak terkait. Itu sebagai wujud penghargaan dan penghormatan atas dedikasi seorang pedagang pertama yang berhasil berniaga di Bumi Lancang Kuning.

Kepastian peresmian jembatan yang menggunakan dana mencapai Rp136 miliar itu diutarakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Hariyanto, Jumat (2/12). Jika dirincikan, dana itu terdiri dari alokasi dana 2001-2009 Rp58,80 miliar, APBD 2010 Rp35,9 miliar, APBD-P 2010 Rp4,9 miliar, APBD 2011 Rp20,10 dan APBD-P 2011 Rp16,7 miliar. ‘’Persiapan sudah matang,’’ katanya. Jembatan Sultan Muhammad Ali ini akan digunakan satu jalur untuk akses transportasi dari Rumbai. Sementara dari arah Pekanbaru, tetap menggunakan Jembatan Siak I.

‘’Penerapan satu jalur dilakukan untuk mengoptimalkan peran sarana transportasi. Lampu jembatan yang didesain menyerupai perahu Lancang Kuning sudah terpasang dan malam ini kita nyalakan langsung. Sehingga kelihatan indah malam hari,’’ paparnya yang mengatakan peresmian yang juga bersempena HUT PU itu.

Dijelaskannya, Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah memiliki panjang 520 meter dengan struktur bentang utama (rangka baja pelengkung sepanjang 25+120+25 meter) dan struktur bentang pendekat yang terdiri dari stield block girder dengan ukuran 4×25 meter dan 8×25 meter. Sedang struktur bangun bawah menggunakan konsep borpile.

Lebar sarana infrastruktur yang sudah mulai dikerjakan sejak 2001 dengan dua trotoar di kanan dan kiri. ‘’Ketinggian jembatan sekitar 11 meter dari air muka tertinggi,’’ jelasnya.

Masyarakat tak perlu resah dengan kekuatan jembatan karena sudah melalui uji kelayakan Litbang Kementerian PU. Uji beban jembatan dilakukan dengan cara mengoperasikan empat truk yang masing-masing berbeban 80 ton.

Dinas PU Riau telah memberi garansi 40 tahun dalam pemanfaatan. ‘’Saya sudah menghubungi Kasubdin Jembatan Kementerian PU Pusat untuk minta hasil uji kelayakan beberapa waktu lalu.

Hasilnya Jembatan Siak III memenuhi standar jembatan yang aman bagi masyarakat,’’ paparnya. Hanya, upaya yang harus dioptimalkan adalah pemeliharaan jembatan yang jadi salah satu poin penting.

Gubernur Riau HM Rusli Zainal juga menilai jembatan ini memenuhi standar sarana transportasi yang aman dan layak. ‘’Saya sudah menginstruksikan Dinas PU untuk mengkroscek keseluruhan sebelum diresmikan. Hasilnya tak ada kendala,’’ tutur Gubri.

Gubri berharap masyarakat dapat memanfaatkannya dengan optimal. ‘’Mari sama-sama kita jaga dan pelihara jembatan ini. Jangan sampai ada pengrusakan, apalagi mengambil bagian-bagian jembatan untuk kepentingan pribadi. Karena jembatan itu milik kita bersama,’’ imbuhnya.(rio)

Iklan

One thought on “JEMBATAN SULTAN MUHAMMAD ALI ABDUL JALIL MUAZZAMSYAH DIRESMIKAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s